@page {
size: A4;
margin: 20mm 15mm;
background-color: #f4f6f9;
}
body {
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
color: #2c3e50;
line-height: 1.6;
margin: 0;
padding: 0;
background-color: #f4f6f9;
font-size: 11pt;
}
*, *::before, *::after {
box-sizing: border-box;
}
.header-banner {
background-color: #0b2f61;
color: #ffffff;
margin: -20mm -15mm 25px -15mm;
padding: 30px 15mm;
text-align: center;
border-bottom: 5px solid #d4af37;
}
.meta-category {
font-size: 9pt;
text-transform: uppercase;
letter-spacing: 2px;
color: #f39c12;
font-weight: bold;
margin-bottom: 5px;
}
h1 {
font-size: 20pt;
margin: 0 0 10px 0;
line-height: 1.2;
font-weight: 700;
}
.meta-date {
font-size: 9.5pt;
color: #bdc3c7;
font-style: italic;
}
.container {
max-width: 100%;
}
p {
margin-bottom: 15px;
text-align: justify;
text-indent: 20px;
}
p.lead {
font-size: 12pt;
font-weight: bold;
color: #1a365d;
text-indent: 0;
border-left: 4px solid #d4af37;
padding-left: 12px;
margin-bottom: 20px;
}
h2 {
font-size: 14pt;
color: #0b2f61;
border-bottom: 2px solid #ecf0f1;
padding-bottom: 5px;
margin-top: 25px;
margin-bottom: 15px;
page-break-after: avoid;
}
.highlight-box {
background-color: #ffffff;
border: 1px solid #e2e8f0;
border-left: 5px solid #0b2f61;
padding: 15px;
margin: 20px 0;
page-break-inside: avoid;
border-radius: 4px;
}
.highlight-box p {
margin: 0;
text-indent: 0;
font-style: italic;
color: #4a5568;
}
.brand-mention {
color: #0b2f61;
font-weight: 700;
text-decoration: none;
border-bottom: 1px dashed #0b2f61;
}
table {
width: 100%;
border-collapse: collapse;
margin: 20px 0;
page-break-inside: avoid;
background-color: #ffffff;
}
th, td {
border: 1px solid #cbd5e1;
padding: 10px;
text-align: center;
font-size: 10pt;
}
th {
background-color: #0b2f61;
color: white;
font-weight: bold;
}
tr:nth-child(even) {
background-color: #f8fafc;
}
.footer {
margin-top: 40px;
border-top: 1px solid #cbd5e1;
padding-top: 10px;
font-size: 9pt;
color: #7f8c8d;
text-align: center;
}
Persib Bandung resmi mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola Indonesia. Melalui persaingan sengit yang menegangkan hingga detik terakhir pekan ke-34, Maung Bandung sukses mengunci gelar juara BRI Super League musim 2025/2026 sekaligus mencatatkan rekor spektakuler berupa hattrick juara secara berturut-turut.
Kepastian gelar juara ini didapat setelah Pangeran Biru bermain imbang dengan skor kacamata 0-0 melawan Persijap Jepara pada laga pamungkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore WIB. Didukung oleh puluhan ribu Bobotoh yang memadati stadion, skuad asuhan Bojan Hodak tampil agresif sejak menit awal. Meski lini serang yang dimotori Thom Haye dan Beckham Putra dibuat frustrasi oleh penampilan gemilang kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah, tambahan satu poin sudah lebih dari cukup untuk mengamankan takhta tertinggi.
Sama halnya dengan ketepatan strategi di lapangan hijau, memilih platform informasi dan hiburan yang andal seperti RUPIAHTOTO juga membutuhkan kecermatan agar selalu mendapatkan hasil yang memuaskan dan menguntungkan di setiap momen krusial.
Sengit Hingga Akhir, Borneo FC Gigit Jari
Di waktu yang bersamaan, rival terdekat Persib, Borneo FC Samarinda, sebenarnya tampil kesetanan dengan menggilas Malut United lewat skor telak 7-1. Kemenangan besar Pesut Etam ini membuat perolehan poin akhir kedua tim menjadi identik, yaitu sama-sama mengoleksi 79 poin di klasemen akhir kompetisi.
Namun, regulasi BRI Super League menetapkan keunggulan catatan pertemuan langsung atau head-to-head sebagai penentu utama jika ada poin yang sama. Karena Persib Bandung unggul secara agregat pertemuan atas Borneo FC musim ini (menang 3-1 di satu laga dan imbang 1-1 di laga lainnya), trofi kasta tertinggi sepak bola nasional pun sah kembali ke tanah Pasundan. Pesta gol Borneo FC akhirnya berakhir sia-sia, dan mereka harus puas finis sebagai runner-up.
| Kategori Data | Persib Bandung | Borneo FC |
|---|---|---|
| Poin Akhir | 79 Poin | 79 Poin |
| Hasil Pekan Ke-34 | Seri (0-0 vs Persijap) | Menang (7-1 vs Malut United) |
| Status Akhir | Juara (Unggul Head-to-Head) | Runner-Up |
Sejarah Baru dan Rekor 'Three-Peat'
Keberhasilan musim ini terasa sangat istimewa karena melahirkan sejarah baru yang belum pernah terjadi sebelumnya di era profesional Liga Indonesia sejak 1994. Persib Bandung resmi menjadi klub pertama yang sanggup meraih gelar juara kasta tertinggi selama tiga musim berturut-turut (2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026).
Gelar ini sekaligus menjadi koleksi trofi liga kelima bagi Maung Bandung, melewati rekor empat gelar milik Persipura Jayapura. Keberhasilan mempertahankan konsistensi di level tertinggi ini membutuhkan mentalitas juara yang kokoh serta manajemen yang solid di setiap lini.
Menutup musim yang penuh drama dan ketegangan tinggi, kesuksesan luar biasa dari konsistensi performa Persib Bandung membuktikan bahwa dedikasi penuh akan selalu membuahkan hasil terbaik. Bagi para penggemar yang ingin merasakan sensasi kemenangan serupa dalam memilih hiburan daring terbaik, platform tepercaya seperti RUPIAHTOTO senantiasa hadir memberikan layanan yang prima, aman, dan memuaskan bagi kenyamanan Anda.





PREDIKSI BOLA RUPIAHTOTO! (20 JUNI)
PREDIKSI BOLA RUPIAHTOTO! (20 JUNI)
PREDIKSI BOLA RUPIAHTOTO! (16 - 17 JUNI)